Tips Aman Berwisata di Era New Normal

dokpri. Konservasi Mangrove dan Bekantan Tarakan

Hai Jalaners,

Siapa nih, yang udah kangen jalan-jalan? Ada berita gembira nih. Kabarnya, sejak dua minggu terakhir, sejumlah daerah di Indonesia dilaporkan sudah membuka kembali objek-objek wisata andalan mereka. Aha!!

Objek Wisata Kembali Dibuka

Pembukaan objek wisata di masa transisi new normal ini mau tidak mau memang musti segera dilakukan. Tujuannya tentu saja adalah untuk menggerakkan roda perekonomian, serta menghidupkan kembali industri pariwisata domestik yang sempat mati suri selama masa pandemi ini.
Terlebih setelah pemerintah sepakat akan memprioritaskan pergerakan wisatawan domestik, dengan cara meningkatkan kualitas objek wisata lokal. Selain itu, tren wisata dan perilaku wisatawan sendiri diprediksi akan mengalami pergeseran.
Wisata berbasis alam disebut-sebut akan menjadi alternatif di masa era kenormalan baru atau new normal. Aktivitas wisata ini tidak menimbulkan kerumunan, dan sifatnya lebih kepada pendekatan terhadap ekosistem. Itulah sebabnya banyak daerah mulai berbenah diri membuka kembali objek-objek wisata alam mereka. Contohnya di daerah taman nasional, pegunungan, dan pantai. 


Tips Aman Berwisata di Era New Normal

Agar saat berwisata tetap aman, protokol kesehatan harus diterapkan untuk mencegah penyebaran virus corona ketika pembukaan pariwisata saat new normal nanti. 
Nah, bagaimana agar liburan tetap aman? Berikut ini tips aman berwisata di era new normal: 
1. Pastikan Kita dalam Kondisi Sehat
Tetap perhatikan kondisi kesehatan diri. Sebelum berlibur pastikan dulu tubuh kita dalam kondisi sehat. Jangan sampai tubuh kita mengalami gangguan kesehatan saat bepergian ke tempat wisata. Sebelum berangkat liburan, alangkah baiknya jika melihat kesiapan kondisi tubuh terlebih dahulu. 
Jika perlu, kita bisa mengikuti rapid test atau swab secara mandiri. Hasil tes itu nantinya bisa kita bawa saat liburan untuk berjaga-jaga. Apalagi ada beberapa destinasi wisata yang mewajibkan pengunjung untuk membawa surat bebas COVID-19.
2. Membeli Tiket dan Check in Online
Jika menggunakan transportasi umum, belilah tiket dan check in secara online. Dengan cara ini kita bisa mengurangi kontak fisik dengan orang lain. 
3. Selalu Gunakan Masker
Selalu menggunakan masker di mana pun berada, apalagi di tempat umum. Meski dalam kondisi sehat, kita bisa saja menjadi 'carrier' dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG). Masker digunakan untuk mengurangi risiko tertular COVID-19. 
4. Selalu Bawa Hygiene Kit
Saat memasuki era new normal, hygiene kit bisa menjadi senjata yang wajib dibawa kemana-mana. Isi dari hygiene kit bisa berupa hand sanitizer, disinfektan spray, tisu basah, tisu kering, sabun cair, hingga masker cadangan. 
5. Membawa Bekal Sendiri
Usahakan selalu membawa bekal makanan, minuman serta perlengkapan makanan sendiri agar selalu aman dan sehat. Jangan lupa untuk selalu mencucinya  hingga bersih!
6. Solo Traveling 
Jika sebelum pandemi virus corona kita sering liburan bersama keluarga, setelah memasuki era new normal nggak ada salahnya mencoba solo traveling atau staycation. Keduanya dapat mengurangi kontak fisik dengan orang lain. Kamu bisa memilih staycation bersama pasangan atau keluarga inti di hotel atau villa.  
Sedangkan untuk solo traveling akan memberikan pengalaman tersendiri yang mengasyikkan buat kamu. Tidak ada salahnya mencoba, apalagi kalau kamu masih muda. 
7. Jaga Jarak dan Jauhi Kerumunan
Tidak semua daerah bisa menerapkan konsep new normal di wilayahnya. Untuk itu, pilihlah lokasi atau destinasi wisata yang sudah benar-benar siap untuk menerapkan kebijakan baru tersebut. Setelah memilih destinasi yang cocok, pastikan agar tetap menjaga jarak dan menghindari kerumunan saat tiba di lokasi. Karena menjauh dari keramaian, hal tersebut juga bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk menjelajah spot-spot yang eksotis di kawasan wisata yang dituju.
Jadi gimana, jalaners? Sudah siap jalan-jalan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar