Melakukan manajemen risiko di suatu perusahaan sangat penting untuk menyeimbangkan strategi bisnis dan meminimalisir risiko kerugian dalam menjalankan bisnis. Penerapan manajemen risiko yang baik akan menghasilkan kesehatan perusahaan yang stabil, baik dari sisi finansial maupun operasional. Selain itu, perusahaan juga dapat memanfaatkan dan memaksimalkan peluang yang terkait dengan pencapaian visi dan misi perusahaan.

Menurut Thomas Stanton dari Universitas Johns Hopkins dan President of the Association for Federal Enterprise Risk Management (AFERM), poin penting dalam manajemen risiko perusahaan justru bukan untuk menciptakan lebih banyak birokrasi, namun untuk mengidentifikasi risiko-risiko besar yang berpengaruh langsung terhadap perusahaan. Bagian yang sangat penting dalam penerapan proses manajemen risiko di suatu perusahaan adalah penerapan Key Risk Indicators (KRI)

Berikut adalah penjelasan umum tentang konsep dari pentingnya penggunaan KRI dan sedikit gambaran atau contoh bagaimana penggunaannya di perusahaan-perusahaan.

Key Risk Indicator (KRI)

Key risk indicator merupakan indikator dari kemungkinan munculnya suatu dampak berupa kerugian di masa yang akan datang. Dampak inilah yang akan dilihat menjadi indikator agar dapat dimitigasi sehingga tidak terjadi sesuatu hal yang bisa menyebabkan kerugian dan kegagalan dalam bisnis serta menganggu proses pencapaian tujuan perusahaan. 

Terdapat tahapan proses dalam menerapkan KRI, yaitu:
1. Memahami sasaran perusahaan, dan mengetahui risiko yang berpotensi menghambat pencapaian sasaran.
2. Setelah mengetahui daftar risiko, cari risiko-risiko kunci yang masuk ke daftar risiko paling signifikan dan paling menentukan pencapaian sasaran.
3. Cari akar penyebab/pemicu atau root cause munculnya risiko-risiko kunci tersebut.
4. Kemudian, carilah indikator-indikator apa saja yang bisa digunakan untuk dijadikan alat ukur dalam menilai/memonitor seberapa besar pengaruhnya terhadap risiko-risiko kunci yang ada.
5. Setelah menemukan indikator-indikator risiko, pilih indikator kunci yang paling signifikan dan paling relevan terhadap root cause sebelumnya.

Jika tahap-tahap diatas sudah dilakukan, maka bisa ditetapkan sebagai KRI. Telah disebutkan bahwa KRI  adalah bagian yang sangat penting dalam penerapan proses manajemen risiko dimana juga memiliki keterkaitan dengan indikator-indikator lainnya. Dalam manajemen risiko, terdapat dua jenis indikator, yaitu leading indicator dan lagging indicator.

Leading indicator adalah indikator untuk memprediksi kejadian di masa depan serta dapat mengubah kejadian tersebut. KRI masuk dalam leading indicator karena memiliki fungsi untuk memberikan informasi risiko yang akan terjadi di awal waktu. Adapun indikator lain yang masuk dalam leading indicator adalah KCI (Key Control Indicator) yang juga disebut sebagai current indicator atau indikator untuk mengukur pencapaian tujuan perusahaan saat ini. 

Lagging indicator merupakan indikator dari suatu kejadian yang sudah terjadi dengan dampak dari kejadian itu sendiri. Misalnya adalah kurangnya aktivitas membersihkan badan (leading indicator) daapt menyebabkan gangguan kesehatan kulit hingga infeksi (lagging indicator).

Indikator lain yang terkait dengan KRI adalah KPI (Key Performance Indicator), yang merupakan indikator untuk mengukur performa atau pencapain hasil akhir dari tujuan perusahaan pada periode yang telah ditentukan, dimana KPI masuk dalam lagging indikator. 

Dalam penerapan proses manajemen risiko bisnis sesuai dengan ISO 31000, urutan indikator yang digunakan adalah key risk indicator, key control indicator, dan key performance indicator. Apabila ketiga indikator tersebut telah dilaksanakan dengan baik sesuai tahapan yang benar, maka kesempatan untuk mencapai tujuan perusahaan bisa dimiliki dan bahkan dapat melampaui target. 

Agar lebih terintegrasi dalam melakukan proses manajemen risiko perusahaan, gunakan layanan broker asuransi yang bisa membantu dan memberikan manfaat ekstra misalnya broker asuransi terkemuka, Marsh Indonesia. Marsh sudah sangat berpengalaman dalam membantu ribuan perusahaan di Indonesia dalam mengidentifikasi dan menjamin risiko agar bisnis perusahaan berjalan lancar dan berkembang, serta risiko kerugian secara finansial bisa diminimalisir. 


Setiap manusia pasti memiliki segudang aktivitas yang dilakoninya setiap hari. Ada yang pergi ke kampus untuk kuliah, ada pula yang sejak matahari baru menampakkan dirinya ke permukaan sudah pergi berangkat ke kantornya masing-masing untuk mengais rejeki. Dalam beraktivitas tubuh kita memerlukan cairan yang cukup agar kita dapat fokus dalam menjalani aktivitas tersebut. 

Karena hampir 80 persen otak manusia tersusun atas air. Jadi jika kebutuhan air tidak tercukupi bisa saja mempengaruhi kerja otak, misal konsentrasi terganggu dan sulit fokus. Hasil riset The Indonesian Hydration Regional Study (THIRST) menyatakan, bahwa kekurangan kebutuhan air putih 2 persen saja bisa menurunkan fungsi otak. Hal ini menjadi pengingat bahwa minum air yang cukup akan mempengaruhi kinerja kita dalam beraktivitas agar menjadi lebih fokus dan konsentrasi. 

Setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Namun, ada baiknya jika Anda mengonsumsi air putih yang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Ada cara ampuh yang dapat dilakukan untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh anda setiap harinya, yaitu dengan beralih dari air mineral biasa ke air mineral dalam kemasan alkali Pristine 8+. 

Pristine 8+ hadir menemani anda sebagai merek air alkali terbaik yang memiliki pH diatas rata-rata air mineral pada umumnya. Menurut hasil riset para ahli, bahwa air alkali yang memiliki pH basa dapat lebih membantu peredaran darah dalam tubuh manusia. Karena sifat basa pada air alkali dapat mengurangi kekentalan pada darah yang diakibatkan kekurangan cairan atau dehidrasi. Darah yang kental berarti kekurangan air, sementara semakin kental darah seseorang, semakin lambat juga aliran darahnya. Dilansir dari Journal of the International Society of Sports Nutition 2016, orang yang minum air alkali, kekentalan darah di tubuhnya menurun sebanyak 6,3 persen dibandingkan orang yang meminum air mineral biasa. 

Jadi, mulai saat ini mulailah menjalani hidup sehat dengan air mineral agar kita dapat beraktivitas dengan fokus. Minumlah Pristine 8+ setelah lelah beraktivitas untuk menghindari dehidrasi dan tercukupinya cairan di dalam tubuh kita. 



Setiap pasangan tentunya mendambakan untuk cepat memiliki anak setelah menikah. Berbagai cara pun diusahakan supaya sang istri bisa segera hamil. Bagi sebagian pasangan, keinginan untuk cepat memiliki anak selain datang dari diri sendiri, juga tak lepas dari permintaan orangtua yang ingin segera menggendong cucu. Atau bisa juga karena banyaknya pertanyaan seperti “kapan punya anak?” yang datang dari teman dan saudara.

Namun, ketika sang istri telah hamil, biasanya muncul perasaan was-was dan cemas dari sang istri karena seringnya mendengar cerita tentang apa saja yang nanti akan dirasakan saat proses persalinan. Mulai dari tahapan pembukaan, hingga ketika bayi siap untuk dilahirkan.

Setelah proses melahirkan pun, seringkali juga meninggalkan efek pegal terutama di bagian pinggul dan pinggang hingga berhari-hari lamanya. Selain rasa sakit usai melahirkan ditambah rasa pegal-pegal di hampir seluruh tubuh tentunya akan menurunkan semangat untuk melakukan aktivitas lainnya. Belum lagi rasa pegal yang pastinya akan terus bertambah seiring seringnya menggendong bayi. Untuk itu, perlu penanganan cepat supaya pegal-pegal yang dirasakan bisa segera hilang. 

Pegal-pegal biasanya bisa diredakan dengan memberikan beberapa kali pijitan di bagian tubuh yang terasa pegal, serta menempelkan koyo pada bagian tubuh yang terasa nyeri dan pegal.

Fungsi koyo yang dapat mengalirkan kehangatan ke bagian tubuh yang pegal tentunya akan lebih mempercepat meredakan pegal dan nyeri yang dirasakan.

Dengan tersedianya koyo panas pereda pegal di rumah, bukan hanya mampu membantu menghilangkan pegal-pegal yang kalian  rasakan pasca melahirkan. Suami yang merasakan pegal akibat aktivitas seharian, atau anak yang kelelahan akibat aktivitas bermainnya, juga bisa kalian berikan koyo pada bagian tubuh mereka yang terasa pegal ataupun nyeri.

Dengan menggunakan koyo, kalian dan keluarga tentunya bisa lebih mengurangi pemakaian obat-obatan kimia jika sebatas untuk menghilangkan rasa pegal di tubuh. Apalagi mengingat efek samping dari mengkonsumsi obat-obatan kimia secara berlebihan bisa berdampak buruk pada ginjal.

Jadi, sedia aja koyo di rumah. Siapa tahu kalo tiba-tiba butuh, kan.



Mengulang kenangan masa lalu di Malang. Waduh, judulnya agak-agak gimana gitu ya. Sebenarnya ini semacam kode sih, karena sudah hampir 20 tahun aku belum pernah ke Malang lagi. Kalo 20 tahun lalu hampir tiap pekan aku "melarikan diri" ke Malang, kini hanya bisa gigit jari tiap ada teman yang pergi liburan ke Malang.

Dulu, Malang emang jadi tempat pelarian yang asik buat melepas stress. Apalagi buat pekerja kantoran yang tiap hari harus berhadapan dengan data dan angka-angka kayak aku. Jalan-jalan ke Malang yang memiliki udara sejuk dan panorama alam yang indah mampu membuat badan dan pikiran fresh kembali.

Malang 20 tahun lalu jelas beda banget dengan Malang sekarang. Makin banyak tempat-tempat wisata yang rekomended untuk dijadikan sebagai destinasi liburan. Mau wisata alam, wisata kekinian atau wisata kuliner, Malang tempatnya.

Padahal dulu, tiap pergi ke Malang pasti datangnya ke tempat yang sama. Ngadem di Selecta, jalan-jalan di kebun apel, makan bakso president lalu ke mampir ke pos ketan legenda. Hmm...jadi makin kangen, kan.

Entah sudah berapa kali teman-teman ngajakin jalan ke Malang. Bahkan rencananya udah sejak tahun lalu. Dasar belum jodoh dan belum ada waktu, rencana jalan-jalan ke Malang selalu tertunda.

Tahun ini rencana liburan ke Malang nggak boleh gagal lagi. Mungkin aku akan memanfaatkan momen libur lebaran tahun ini untuk kesana bersama keluarga. Jadi bisa punya waktu lebih lama untuk mengeksplor Malang.

Asik juga kali ya, kalo ambil paket liburan ke Malang sambil mengenang masa ketika masih single dulu bersama  anak dan suami.

Ada beberapa tempat yang masuk dalam daftar tujuan wisataku di Malang, termasuk wisata kulinernya, diantaranya :

Museum Angkut 

Pict by citymagz.net

Liburan di Malang jangan sampai melewatkan untuk berkunjung ke Museum Angkut. Di tempat ini kita bisa memperoleh informasi tentang sejarah dan perkembangan transportasi di dunia. Ada banyak koleksi jenis transportasi mulai dari sepeda onthel, delman, mobil listrik sampai mobil balap F1 yang bisa kita lihat. 

Ada 10 zona yang bisa dijelajahi di museum angkut ini, antara lain Zona Edukasi, Italia, Inggris, Perancis, Las Vegas, Jerman, Hollywood, Jepang, Gangster & Broadway dan Batavia. Setiap zona dibuat semirip mungkin dengan aslinya, mulai dari jalanan hingga landmark khasnya. Pantesan aja, tempat ini jadi lokasi favorit untuk foto-foto.

Jatim Park 2

Pict by bromomalangtour

Kalo di Jatim Park 1 menawarkan wisata terpadu antara rekreasi dan edukasi, maka Jatim Park 2 ini berkonsep wisata alam. Di sana terdapat binatang dari berbagai benua yang diawetkan dan dibuat semirip mungkin dengan habitat aslinya. Di Jatim Park 2 kita juga bisa melihat kebun binatang yang berkonsep modern di Batu Secret Zoo. Anak-anak pasti seneng banget, nih.

Taman Selecta

Pict.by brobali.com

Taman Selecta merupakan sebuah destinasi wisata dengan koleksi tanaman-tanaman bunga yang indah. Rata-rata tanamannya hanya bisa tumbuh di dataran tinggi saja. Selecta kini makin berbenah, beda banget dengan 20 tahun lalu. Rasanya betah berlama-lama di sini, karena selain udaranya yang sejuk, pemandangan indah terlihat sejauh mata memandang.

Bakso Malang  President

Pict.by forsquare

Selain punya destinasi wisata yang indah, Malang juga identik dengan dengan kulinernya khas nya. Apa lagi kalo bukan Bakso. Ada salah satu tempat makan bakso yang terkenal di malang yaitu Bakso Malang President. Bakso ini bisa dibilang legendaris karena sudah ada sejak tahun 1977. Uniknya lagi, lokasi warung bakso ini berada di pingir rel kereta api, jadi kita bisa menikmati bakso sambil sesekali melihat kereta yang lewat. Hihi...seru juga, ya.

Pos Ketan Legenda 

Pict by malangchannel.com

Liburan ke Malang nggak afdol kalo nggak mampir kulineran di Pos Ketan Legenda. Sesuai namanya, makanan yang berbahan ketan ini sudah ada sejak 1967 dan masih eksis sampai sekarang. Setiap harinya Pos Ketan Legenda tak pernah sepi pengunjung, bahkan banyak pembeli yang rela antri untuk bisa menikmati seporsi ketan. Menunya cukup beragam seperti ketan bubuk, ketan susu, ketan keju, ketan ayam suwir, bahkan ketan durian. Duuh, ngebayangin rasanya aja udah ngiler.

Kusuma Agrowisata 

Pict by surabayaadventure

Ketika tahu kalo aku berencana liburan ke Malang, anak-anak udah heboh pengen main ke Kusuma Agrowisata. Pengen petik buah katanya. Memang sih, wisata уаng ditawarkan Kusuma Agrowisata аdаlаh perkebunan уаng menyediakan layanan wisata petik dі kebun apel, jeruk, jambu merah, buah naga, strawberry dan juga sayur hidroponik. Sеlаіn wisata petik, ada juga wahana outbound seperti bermain War Game dі arena airsoft gun, mengendarai ATV dі mini off-road track dan juga  flying fox. 

Aaah, semoga keinginan untuk mengulang kenangan masa lalu di Malang ini bukan sekedar impian saja. Waktunya mengencangkan ikat pinggang dan mulai nyisihin uang buat liburan.

Yuhuu Malang, tunggu kami dataaaaaang....


Haiii Gaes,

Udah pada ngeteh belum, nih? Paling enak tuh menikmati secangkir teh hangat bersama teman-temannya (ya gorengan, roti dan sebagainya, lah), ya. Pernah nggak sih, kalian kepikiran bagaimana proses pembuatan teh dari mulai dari pemetikan sampai akhirnya siap diseduh?

Beruntung sekali, Agustus lalu aku dan beberapa teman bisa melihat dari dekat proses pengolahan teh di perkebunan teh Tambi Wonosobo. Sebenarnya  PT Tambi memiliki dua perkebunan, yang berada di Tambi dan di Tanjungsari. PT Perkebunan Tambi yang berada di ketinggian 1400 mdpl ini berada di kaki gunung Sindoro. Sedangkan perkebunan teh yang berada di Tanjungsari berada di wilayah yang lebih rendah.

Proses Pemetikan Teh

Setelah minum teh dan makan ubi goreng, aku dan teman-teman diajak ke perkebunan yang lokasinya nggak jauh dari pabrik. Kami menumpang sebuah mobil bak terbuka alias "pajero" menuju perkebunan. Hanya butuh waktu sekitar 5 menit untuk tiba di lokasi.

Kami dijelaskan mengenai perkebunan teh Tambi yang memiliki dua jenis tanaman teh yaitu Asamika dan Sinensis. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan yang saling melengkapi satu sama lain. Kualitas teh Tambi ini bahkan sudah diakui oleh beberapa negara.

Cara pemetikan teh di perkebunan ini masih menggunakan tenaga manusia, tapi tidak dengan dipetik lagi. Para pemetik teh kini sudah menggunakan alat pemotong seperti gunting yang telah dimodifikasi. Hasil petikan tehnya lebih banyak dan lebih cepat. Tangan pemetik teh juga nggak "kapalan" lagi, hihi.

Dok. Manjie

Sebenarnya ada cara petik teh yang lebih modern yaitu menggunakan mesin pemotong. Hasilnya tentu saja lebih banyak dan lebih cepat daripada tenaga manusia. Hanya saja pihak pabrik mengambil langkah bijak dengan tetap mempekerjakan masyarakat sekitar sebagai upaya untuk mempertahankan kearifan lokal.

Para pemetik teh tentu sudah dibekali dengan pengetahuan tentang tanaman teh dan bagaimana cara memetik teh dengan benar yaitu tiga daun teratas dari pucuk teh. Pucuk-pucuk teh yang telah dipotong lalu dimasukkan ke dalam keranjang. Setelah penuh baru dipindahkan ke dalam karung-karung jaring dan siap dibawa ke pabrik untuk diolah.

Proses Pengolahan Teh

Proses pemetikan teh selesai, lanjut pada proses pengolahan teh. Pucuk-pucuk teh yang sudah dimasukkan ke dalam karung jaring diangkut menggunakan truk menuju pabrik. Sesampainya di pabrik, daun teh segar akan ditimbang menggunakan timbangan khusus lalu masuk ke pabrik untuk diproses.

Proses pertama adalah pelayuan. Daun teh segar akan melalui tahap pelayuan selama kurang lebih 15 jam di sebuah tempat berbentuk persegi panjang. Tiap 6 jam sekali daun teh akan dibolak-balik agar proses pelayuan merata hingga kadar air berkurang hingga 50%.

dokpri. Ruang Pelayuan

Setelah daun teh layu, proses selanjutnya adalah penggilingan. Daun teh yang sudah berkurang kadar airnya digiling menggunakan mesin. Pada proses ini daun teh digiling menjadi bentuk yang lebih kecil selama kurang lebih 40 menit. Pada tahap ini juga dilakukan proses oksidasi enzimatis, yaitu mengeluarkan enzim-enzim yang terdapat pada daun teh.

Untuk teh yang memerlukan oksidasi, daun dibiarkan semula di ruangan tertutup di mana segera mereka menjadi lebih gelap. Pada tahap ini klorofil pada daun dipecah secara enzimatik, dan tanninnya dikeluarkan dan dialihbentukkan. Di dalam industri teh, proses ini disebut fermentasi, meski sebenarnya tidak terjadi fermentasi karena proses oksidatif ini tidak membangkitkan energi. Penghasil teh dapat memilih ketika oksidasi harus dihentikan. Untuk teh oolong oksidasi harus terjadi 5-40%, pada teh oolong yang lebih cerah 60-70%, dan pada teh hitam 100%. Hmm...ternyata beda-beda ya proses oksidasinya.

dokpri. Ruang Penggilingan
                                                                                                                                                                    Tahap berikutnya adalah proses pengeringan. Proses pengeringan ini butuh waktu setidaknya 25 menit, hingga daun teh benar-benar kering dan siap untuk dikemas.

Tapi sebelum dikemas, daun teh kering akan dipisah berdasarkan jenisnya. Penjenisan ini berdasarkan ukuran teh, apakah besar, sedang atau bahkan berbentuk serbuk. Proses penjenisan ini tentu memakai mesin yang langsung memisahkan sesuai ukurannya. Kalo ukurannya besar dijadikan teh seduh, sedangkan yang serbuk dijadikan teh celup (kantong).

Selain melihat proses produksi teh di perkebunan Tambi, aku dan teman-teman juga berkesempatan melihat produksi teh di perkebunan teh Tanjungsari. Untuk menuju kesana, kami harus menempuh perjalanan kurang lebih satu jam. Lokasi perkebunan teh Tanjungsari ini berada di dataran yang lebih rendah.

Ternyata di perkebunan teh Tanjungsari ada satu varietas teh yang spesial, yaitu TB Merah atau Tambi Merah. Teh ini memiliki pucuk daun yang berwarna kemerahan dan kabarnya memiliki rasa yang istimewa. Nggak heran kalo harganya bisa mencapai 600 ribu rupiah per kilo.

dokpri. Teh TB Merah di perkebunan teh Tanjungsari

Sayangnya produksi teh varietas TB Merah ini belum sebanyak teh jenis lain, karena lahannya terbatas. Sayang banget ya, padahal teh jenis ini kalo dijual di luar negeri bisa berharga 2 juta per kilo.

Setelah melihat perkebunan teh Tanjungsari, kami lalu diajak untuk melihat proses produksi teh di pabriknya. Bedanya, pabrik teh di Tanjungsari memproduksi teh hijau, jadi prosesnya tidak sepanjang yang ada di pabrik teh Tambi.

dokpri. Teh Tanjungsari  siap produksi

Pucuk teh yang baru dipetik langsung digiling lalu dioven beberapa kali untuk mendapatkan hasil teh hijau kering. Teh yang sudah kering juga harus melewati proses quality control agar tidak ada benda-benda asing yang ikut mauk ke dalam kemasan.

Setelah itu teh hijau masih harus diuji rasanya di laboratorium. kami semua bahkan ikut mencoba bagaimana "tea testing".

Setelah mencicipi bagaimana rasa teh hijau produksi PT. Tambi, kami juga beruntung bisa membawa pulang masing-masing satu kantong teh hijau. Siapa tahu bisa bikin langsing beneran kalo rutin minum teh hijau. Hihi.

Lengkap sudah hari itu aku dan teman-teman melihat dan belajar tentang proses pengolahan teh di PT. Tambi Wonosobo. Aku jadi belajar bahwa untuk mendapatkan suatu kenikmatan (saat minum teh maksudnya. LOL) ada sebuah proses panjang yang harus dilalui.

Oh iya, kalo kalian tertarik untuk melihat bagaimana proses pembuatan teh Tambi, boleh loh menghubungi kontak di bawah ini.

Selamat bertualang, gaes.

Paket Perkebunan Teh Agrowisata Tambi dimulai dari harga 27.500-115.000 per pax
Guest Room atau Homestay mulai dari Rp.320.000-Rp. 2.000.000,-
Contact person : 081548564988, 081327234571




Hai gaes,

Jalan-jalan ke suatu daerah nggak afdol kalo belum nyobain makanan khas nya, ya. Apalagi kalo liburannya ke daerah yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya. Selain pengen melihat adat budaya serta keindahan, pasti juga pengen banget nyobain kulinernya.

Indonesia merupakan salah satu negara yang bisa disebut sebagai surganya kuliner enak di dunia. Tak hanya warga negara kita saja yang mengakuinya tetapi juga masyarakat dunia yang pernah menyicipinya. Yups, kuliner Indonesia kini sudah mendunia.

Selain Bali, Lombok dan Yogyakarta, Medan juga menjadi salah satu tujuan wisata yang cukup banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Nggak heran sih, karena Medan memang memiliki panoraman alam yang indah dan makanan yang enak. Pantesan aja temanku betah banget tinggal di sana.

Sebenarnya Medan punya banyak banget kuliner yang rekomended buat dicobain, tapi ada 5 kuliner yang paling aku favoritkan.

Nah, berikut ini makanan khas Medan yang wajib kalian coba kalo sedang berkunjung ke Kota Medan.

Soto Kesawan

Pict by IG @sotokesawan

Datang ke Medan cuma mau makan soto? Di Jawa pun ada kalik. Etapi jangan salah, Soto Kesawan ini beda, loh. Kalo dilihat dari cara penyajiannya, Soto Kesawan ini mirip dengan soto-soto lainnya. Kalo umumnya soto menggunakan daging ayam, sapi atau kerbau, Soto Kesawan disajikan dengan isian daging udang. Buat kalian yang alergi udang, ada pilihan lainnya, kok. Kalian bisa memilih soto dengan isian paru goreng, daging sapi atau bahkan ayam kampung.

Rasa soto yang gurih dan harganya yang cukup terjangkau akan membuat kalian ketagihan dan pengen kembali lagi. Buat kalian yang pengen nyobain Soto Kesawan, datang aja ke kawasan Tjong A Fie Mansion, yaitu salah satu bangunan kuno dengan arsitektur unik yang ada di Medan.

Bihun Bebek Asie Kumango

Pict by IG @bihunbebekaise

Kalian pecinta makanan berbahan bebek? Salah satu kuliner rekomended di Kota Medan adalah Bihun Bebek Asie Kumango yang ada sejak tahun 1930. Semangkok bihun disajikan dengan irisan daging bebek yang melimpah, daun sawi, daun bawang, dan bawang putih goreng.

Pengunjung juga dapat memesan lauk tambahan, misalnya saja hati atau ampela. Kaldunya tidak terlalu kental, tapi juga tak terlalu encer. Warnanya pekat karena berasal dari sari pati bebek yang diolah sedemikian rupa demi kepuasan pelanggan.

Bihun Bebek Asie Kumango ini berlokasi di jalan Kumango No. 15, Medan dan beroperasi dari hari Senin sampai Sabtu, mulai pukul 06.30 hingga  23.00 WIB. Pastikan kalian mencicipi kuliner istimewa ini saat plesiran di Medan.

Sate Memeng 

Pict by @satememeng

Salah satu kuliner lain yang wajib dicoba adalah Sate Memeng. Kedai sate ini menyediakan berbagai pilihan sate, mulai dari sate ayam, sate kambing, sate lembu hingga sate jeroan. Yang membuat Sate memeng lebih istimewa adalah potongan dagingnya yang besar-besar dan bumbunya yang khas.

Kalian juga dapat memilih bumbu saus yang disuka. Bumbu kacang bisa, kuah sate Padang juga nggak kalah nikmatnya. Sate Memeng ini berlokasi Jalan Irian Barat No.2, Gang Buntu, Kota Medan. Nah, jadi pengen nyicip juga, kaaan?

Durian Ucok

Pict by IG @durianucok

"Jangan pernah bilang ke Medan kalau belum mampir ke Ucok Durian" adalah tagline dari Ucok Durian milik pak Zainal Abidin yang berlokasi di jalan KH. Wahid Hasyim No. 30-32 Medan. Kedai Ucok Durian ini memang jadi salah satu tempat favorit wisatawan untuk menikmati durian khas tanah Melayu Deli. Selain bisa menikmati buah durian segar secara langsung, pengunjung juga bisa menikmati olahan durian lainnya seperti pancake durian, durian beku, es krim durian dan keripik durian.

Martabak Piring Murni

Pict by IG @martabakpiringmurni
Martabak Piring Murni adalah salah satu martabatak yang cukup terkenal di Kota Medan. Dinamakan martabak piring karena martabak ini dipanggang di atas piring kaleng. Martabak Piring Murni berlokasi di jalan Surabaya No. 39 Medan memiliki ciri tersendiri. Proses pemanggangan martabak ini berbeda dan unik karena memakai piring kaleng. Kalo dari penampakannya malah mirip kayak pancake. Kita juga bisa memilih varian topingnya, mulai dari meses, coklat, keju maupun pisang. Rasanya? Hmmm...yummmy.

Duuh, nulis tentang kuliner Medan bikin aku jadi makin ngiler, nih. Makin menggebu niatan liburan sekaligus ketemuan sama sahabat lama yang tinggal di Medan.

Pas banget bulan depan ada tanggal merah, jadi bisa sekalian ngajak suami liburan. Kebetulan aku juga ultah, jadi bisa lah minta kado liburan aja. Hihi.

Kemarin udah intip-intip harga tiket pesawat ke Medan melalui pegipegi.com, dan harganya masuk lah. Sesuai dengan budget. Hihi.




Kenapa aku pilih booking tiket melalui pegipegi.com?

Karena gampang banget cara pesen tiketnya, nggak pake ribet, banyak pilihan dan banyak promonya juga. Maklum lah ya, aku tukang jalan-jalan dengan budget promo, jadi musti jeli ketika ada kesempatan dapetin tiket pesawat murah. Jadi bisa sekalian booking tiket pesawat pulang pergi, deh.



Yang bikin aku lebih seneng lagi, harga tiket yang tercantum sudah termasuk pajak, ya. Jadi harga yang tertera di layar adalah harga yang kita bayarkan. Selain itu pegipegi.com memiliki beragam metode pembayaran. Mau debet bisa, pake kartu kredit juga bisa. Prosesnya mudah dan cepat.

Tiket pesawat beres, tinggal nabung buat kulinerannya nih.


waterfall-fountain-curug-gondoriyo


Haiii, Gaees. Lighting Waterfall di Curug Gondoriyo sudah dibuka tanggal 9 Februari 2019 kemarin. Destinasi wisata baru ini berlokasi di Dusun Karang Joho, Kelurahan Gondoriyo, Ngaliyan. Nggak jauh kok dari pusat kota Semarang. Hanya butuh waktu sekitar 30 menit dari pusat kota untuk tiba di lokasi.

Adalah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gondoriyo yang menginisiasi dan mengelola curug setinggi 25 meter ini. Bersama warga dan pemerintah, mereka bahu membahu menjadikan Curug Gondoriyo sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Semarang.

Meski curug ini berada di dekat pemukiman warga tetapi pemandangan yang ditawarkan cukup indah. Lokasinya juga nggak terlalu jauh dari jalan utama. Meski tak terlalu lebar, jalan masuk menuju Curug Gondoriyo juga bisa diakses menggunakan kendaraan roda 4. 

Dokpri. Suasana menjelang malam di Curug Gondoriyo

Wisata Curug Gondoriyo ini berbeda dengan wisata curug lainnya, karena buka 2 kali sehari mulai pagi hingga malam hari. Pagi mulai pukul 09.00-17.00 dan malam pukul 19.00-24.00 WIB.

Loh, buka sampai malam? Emang nggak takut malam-malam wisata ke curug?

Ya nggak, dong. Justru inilah yang membedakan Curug Gondoriyo dengan curug-curug lainnya. Curug Gondoriyo memiliki sesuatu yang belum dimiliki oleh wisata curug lainnya yaitu lighting waterfall. Jadi di balik air terjun terdapat lampu warna-warni yang akan menimbulkan efek air terjun yang seolah mencurahkan air yang berwarna-warni.

Jadi, ketika malam mulai menjelang akan terlihat lampu warna-warni yang bersinar dibalik air terjun. Tak hanya di air terjunnya saja, tetapi juga hampir di seluruh area curug. Jadi, pengunjung akan mendapatkan pengalaman yang berbeda.

Selain lighting waterfall, Curug Gondoriyo juga memiliki spot foto andalan yaitu Jembatan  Comblang. Lucu juga namanya, ya.

Jembatan yang terbuat dari anyaman bambu ini melintasi aliran sungai kecil dengan payung warna-warni di atasnya. Di seberang jembatan, ada gembok cinta yang sudah disiapkan untuk pengunjung yang datang bersama pasangan. Katanya sih, biar pasangannya tetap setia. Hihi...

Photo by. Deta Kulkas Gendong

Nggak cuma bisa menikmati indahnya air terjun warna-warni dan jembatan comblang, pengunjung juga bisa menikmati kuliner khas Gondoriyo yaitu Nasi Bleduk dan Wedang Sinom. Nasi Bleduk ini perpaduan dari nasi jagung, urap sayur, ikan wader dan bacem telur, tahu dan tempe. Sederhana tapi nyatanya bisa bikin ketagihan. Aku aja habis 2 bungkus, loh. Hihi... *maruk apa doyan yak. LOL.

Photo by Rivai Hidayat

Sedangkan Wedang Sinom terbuat dari pucuk daun asam yang direbus bersama gula jawa. Selain rasanya enak, wedang sinom ini juga baik untuk kesehatan lambung. Apalagi dinikmati hangat-hangat saat hujan.

Gimana gaes? Penasaran juga dengan indahnya lighting waterfall di Curug Gondoriyo? Hanya dengan membayar 10 ribu rupiah aja, kalian sudah mendapat tiket masuk dan wedang sinom.

Beberapa sudut area seperti taman, jalan setapak dan fasilitas seperti toilet dan mushola sedang dalam proses pembangunan demi kenyamanan pengunjung. Meski begitu kita sudah bisa menikmati keindahan Curug Gondoriyo, kok.

Makanya, sebagai warga Kota Semarang, kita dukung potensi wisata lokal, yuk. Dengan mendukung wisata lokal, secara tidak langsug kita juga membantu menggerakkan roda perekonomian warga sekitar.

Ditunggu kedatangan kalian di Curug Gondoriyo ya, gaes.

Kalian juga bisa baca tulisan teman-temanku  tentang Curug Gondoriyo di sini, lho

Pesona Lighting Waterfall Curug Gondoriyo

Wisata Alternatif nan Kekinian di Air Terjun Gondoriyo Semarang